Hotline : 0858 1012 8912
Bahasa: 

News at PT. Abdi Properti Indonesia

Bagaimana Tim API (Abdi Properti Indonesia) Membeli 20 Apartemen B?

Bagaimana Tim API (Abdi Properti Indonesia) Membeli 20 Apartemen B?

Posted : 15 November 2015

Jilid 2 (Akhir)

Salam rumah untuk semua,

Di lobi apartemen, saya melihat ada standing banner untuk menyewakan apartemen dari pihak developer dan harga sewanya sudah diset di angka 70 juta – 80 juta rupiah setahun, nah ini rentang harganya bagus berarti sekitar 6 juta – 7 juta rupiah per bulan. Berarti sudah mulai ada perubahan. Pembentukan harga pasar sewa sudah mulai terlihat.

Ok, kemudian dari sisi pengelola apartemen, kantor pengelolanya ternyata di lantai 10 mezanine (maksudnya di lantai 10,5) dan orang kalau mau ke atas harus menggunakan access card pada lift jadi agak menyusahkan. Nah sekarang kantor pengelola dipindahkan ke lantai dasar persis berseberangan dengan lobi apartemen, jadi aksesnya mudah sekali. Berarti ada perubahan lagi. Kondisi lingkungan sekitar apartemen juga terawat dengan baik dari perawatan jalan dan perawatan tanaman, renovasi perbaikan gedung yang berkelanjutan. Paling mudah salah satunya mau lihat suatu apartemen terawat atau tidak adalah dengan lihat WC nya, baik WC umum maupun WC di kolam renang. Nah di apartemen ini kedua WC nya lumayan bersih dan wangi. WC nya cowok dan cewek ya. Hahaha. Hayo yang cewek berani masuk tidak ke WC cowok.

Berikutnya cek parkiran, parkiran ada 2 basemen, 80% penuh. Ok, ini adalah petanda baik dengan penuh keyakinan, kami mulai merencanakan strategi perang (salah satunya yang dipakai adalah strategi Sun Tzu, yakni kenali musuhmu, maka dalam 100 kali pertempuran, kamu akan menang 100 kali). Mudahnya yang kami lakukan adalah cari barang, cari harga semurahnya lalu cari dan yakinkan investornya. Di tim API ada 4 orang tim inti, termasuk saya. x, y dan z. Kami memiliki karakteristik yang saling melengkapi. Saya sangat menyarankan untuk Anda semua memiliki tim agar bisa saling mendukung. Kalau saya karakteristiknya tukang ngegas hehehe pokoknya ada kesempatan bagus, sikat aja, tidak banyak mikir. Ada x yang konservatif (sukanya di belakang layar) dan tugasnya mengerem, x juga memegang keuangan perusahaan, cocok kan. Ada y memiliki banyak ide dan berpikir dari sudut pandang yang berbeda, jadinya banyak memberikan masukan yang bagus, serta y memiliki keahlian dalam menyewakan apartemen lalu yang terakhir ada z, jagonya jualan ke investor, memelihara hubungan dengan Investor.  Lengkap kan tim saya. Hehehe. Jangan pada iri ya.

Ok, balik lagi ke apartemen B, sehingga kami beli apartemen yang mau dijual, kami closing dari range harga 700 juta sampai 800 juta tergantung luas, furnish atau unfurnish. Termasuk masih ada 3 barang dari developer. Kami ambil semua. Terus seperti itu sampai kami closing 20 apartemen dalam waktu 6 bulan. Mantap.

Di akhir tahun 2015, harga sudah menyentuh 1 M, ya lumayan ya. Mengingat 2015 adalah tahun yang jelek untuk perekonomian Indonesia, dimana pasar properti mencapai titik terendahnya.

Jadi kesimpulan yang bisa ditarik adalah beli di harga murah atau beli pada saat pasar sewa sudah terbentuk? kalau beli pada saat harga murah, tapi tidak ada yang sewa juga percuma, pastinya susah dijual. Kalau beli pasar sewa sudah terbentuk ya pastinya sudah mahal. So best time to buy adalah pasar sewa mulai terbentuk, pada saat itulah kami baru masuk membeli. Pasar sempurna adalah pasar dimana kami beli dengan murah, mudah disewakan dan gampang jualnya. Mantap kan sobat properti.

Salam berinvestasi properti dengan cerdas.

Oleh : Eric Hermanto – PT. Abdi Properti Indonesia