Hotline : 0858 1012 8912
Bahasa: 

News at PT. Abdi Properti Indonesia

CASH FLOW IS OUR BLOOD

CASH FLOW IS OUR BLOOD

Posted : 24 December 2016

Salam rumah untuk semua,

 

Haloooooo sobat properti, bagaimana kalau ketika penghasilan kamu sebesar 200 juta per bulan tetapi cicilan hutang kamu sebesar 250 juta per bulan ? Apakah itu sehat ? lalu bagaimana menentukan kriteria keuangan kita dalam keadaan sehat atau tidak ?

Kata Cash Flow mungkin kalau diartikan dalam bahasa Indonesia berarti aliran uang atau perputaran uang. Karena orang kebanyakan lebih paham dengan istilah Cash Flow, maka untuk selanjutnya saya akan menggunakan istilah Cash Flow. Dalam dunia bisnis, cash flow adalah darah kita, mengapa demikian ? Karena kalau diibaratkan aliran darah dalam tubuh kita tidak lancar ataupun tersumbat, maka kira-kira apa ya yang akan terjadi ? pasti orang itu akan tewas. Begitu juga di dunia bisnis, kita harus benar-benarrrrrrrr jagaaaaaa cash flow kita.

Sebenarnya kan simpel aja cash flow akan positif ketika PENDAPATAN lebih besar dari PENGELUARAN. Nah masalahnya adalah ketika Pengeluaran kita memiliki berbagai varian dan keinginan, maka inilah yang akan menimbulkan masalah.

Menurut aturan normalnya mengacu dari standar perbankan, bahwa besaran cicilan yang sehat setiap bulan adalah sebagai berikut :

  • Jika Penghasilan anda di 10 juta berarti besar cicilan yang sehat di angka 40 % nya atau sebesar Rp. 4 juta per bulan
  • Jika Penghasilan anda di 20 juta berarti besar cicilan yang sehat di angka 50 % nya atau sebesar Rp. 10 juta per bulan
  • Jika Penghasilan anda di 50 juta berarti besar cicilan yang sehat di angka 60 % nya atau sebesar Rp. 30 juta per bulan

Ok kita langsung studi kasus ya, ada seorang dokter memiliki usaha beberapa klinik dan memiliki penghasilan 200 juta per bulan. Kira-kira besar gak sih penghasilan 200 juta per bulan ? besar banget ya, asik banget ya, pastinya bisa buat apa aja. Tetapi ironisnya si dokter ini mengalami kebingungan dan kesulitan dalam cash flow. Lho koq bisa ? yah gimana dia tidak pusing dengan penghasilan 200 juta per bulan harus nutupin cicilan hutang sebesar 250 juta per bulan ? wah berarti minus 50 juta ya tiap bulan ? nombokin darimana dong ? apa yang terjadi dengan dokter tersebut ? bagaimana mengatasinya agar cash flow dia bisa balik menjadi normal kembali ?

To be continued….