Hotline : 0858 1012 8912
Bahasa: 

News at PT. Abdi Properti Indonesia

MENYEWAKAN DENGAN HATI JILID 2

MENYEWAKAN DENGAN HATI JILID 2

Posted : 09 October 2016

Oleh : Eric Hermanto – PT. Abdi Properti Indonesia

 

Salam rumah untuk semua,

Hai sobat properti, kita lanjut lagi sharing nya, agar sobat properti yang memiliki properti bisa lebih mudah dan cepat dalam menyewakan propertinya.

Kedua, verbal language ( ucapan ) dan body language ( bahasa tubuh ) harus selaras dalam memberikan excellent service. Mulailah dari hal-hal kecil, membukakan pintu lift mempersilakan masuk duluan, ataupun membukakan pintu apartemen juga mempersilakan penyewa masuk duluan ( lampu dan ac apartemen dalam kondisi nyala ya sebelumnya, ingat demi kenyamanan si penyewa ). Ketika mempersilakan, tubuh dalam keadaan membungkuk sedikit, kemudian wajah selalu tersenyum.

Ketiga, negosiasi.  Dalam bernegosiasi ada baiknya kita bersikap fleksibel. Maksudnya fleksibel tentunya dalam pengertian win win. Tentunya win buat si penyewa dulu baru win buat kita ( win artinya menang ), tapi bukan berarti selalu mengalah. Contoh : Mr. X sudah deal harga di 11 juta, Mr. X mau masuknya tanggal 22 Oktober 2016, kemudian aku bilang terlalu lama, lebih cepat lebih baik, akhirnya aku minta di 1 oktober, kemudian dia nego di 12 oktober dan akhirnya deal di 8 oktober. Kemudian Mr. X minta tambah kecepatan internet, oh ya boleh saja, tapi nantinya akan ada biaya tambahan, dia bilang ok.

Keempat, Matching artinya cobalah untuk masuk ke dalam area yang si penyewa senangi agar terjalin keakraban dengan kita. Kita bisa ngobrol apapun dengan penyewa, mulai dari hobi, ia tinggal dimana, pernah tinggal dimana saja, atau apa yang dia suka dari apartemen ini. Pada satu kesempatan Mr. X bilang salah satu alasan dia memilih apartemen di sini karena dia senang ada lapangan tenisnya. Pas dia bilang senang tenis, langsung aku timpalin hal seputar tenis, sudah berapa lama main ? siapa pemain favoritnya ? dan seterusnya.

Kelima, tak kalah pentingnya minta data-data penyewa, kartu nama, KTP ( Kartu Tanda Penduduk ), Passport, alamat kantor, no tel kantor, cek juga apakah benar dia kerja di sana, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Demikian sharing dari saya, semoga memberikan manfaat buat para sobat properti.

Selamat berinvestasi properti secara cerdas