Hotline : 0858 1012 8912
Bahasa: 

News at PT. Abdi Properti Indonesia

SAAT BUYER’S MARKET, ENAKNYA NGAPAIN YA?

SAAT BUYER’S MARKET, ENAKNYA NGAPAIN YA?

Posted : 06 August 2015

Oleh : Eric Hermanto – PT. Abdi Properti Indonesia

 

Salam rumah untuk semua,

 

Hai sobat properti, sekarang jam sudah menunjukkan pukul 6, wah maksudnya apaan nih ? he he he, dalam siklus properti ada yang namanya jam 6 yaitu waktunya buyer’s market, apaan tuh maksudnya ?

Buyer’s market adalah waktu dimana pembeli adalah raja, dimana cash is the king, yang punya uang adalah raja. Jadi artinya sekarang ini pasti banyak properti lagi diskon besar-besaran, orang lagi pada susah-susahnya bangetttttttt jualan properti. Nah kebanyakan orang pada umumnya takut ( hantu ketakutan sedang merajalela sekarang he he he ) karena ekonomi lagi lesuuuu, lalu sampai mendengar semua agen-agen properti kesulitan menjual properti dari sabang sampai merauke, juga sampai ada yang sudah kasih DP ( Down Payment – uang muka ) terus dibatalkan dan lain sebagainya.

 

Lalu kita sebagai investor properti yang cerdas, sebaiknya langkah apa yang diambil ? ………   ya benar, inilah saatnya MEMBELI, bukan saatnya menjual. Yah ngomong mah gampang, tapi pada kenyataannya banyak orang sudah tahu teorinya belum tentu berani take action untuk buy. Ayo ngaku, anda termasuk orang yang mana ?

 

Ok mari kita analisa mengapa kebanyakan orang belum berani untuk buy properti ?

Pertama, tipe manusia ikut-ikutan, manusia adalah mahluk sosial artinya manusia memiliki kecenderungan untuk hidup berkelompok, hidup saling kebergantungan antara satu dengan yang lain. Manusia itu juga suka ikut-ikutan apalagi karakternya orang Indonesia, ada apa yang ngetren ikutan, jamannya blackberry lagi ngetren, semua orang pakai blackberry, batu akik lagi ngetren, semua orang pada pakai batu akik, ketika orang pada gak berani beli properti, semuanya juga pada ikutan, cape deh.

 

Kedua, tipe manusia nyangkut, manusia yang satu ini suka beli properti terus  tidak melihat momentum, ada uang beli properti, ada uang beli properti, baik yang primary maupun secondary akhirnya sekarang uangnya nyangkut di aset properti semuanya tidak bisa dijual. Yah jadinya pada saat buyer’s market, tipe manusia ini tidak bisa beli properti, alias uangnya nyangkut.

 

Jadi gimana dong seharusnya ? kalau dari pengalaman penulis sebagai seorang praktisi properti, penulis selalu disiplin membeli properti minimal 1 kali dalam satu tahun, nah ini tergantung dari kemampuan finansial masing-masing individu bisa juga beli 1 properti dalam waktu 2 tahun diatur saja baiknya bagaimana. Yang penting disiplin dalam membeli. Kapan saatnya menjual properti ? Tunggu pada saat jam menunjukkan pukul 12 ( Seller’s market ) inilah saat terbaik untuk menjual, atau juallah pada saat properti anda bisa beranak pinak menjadi lebih banyak.

 

Sobat properti, kalau lagi krisis kayak gini, dalam rangka menghibur diri dan menghibur sobat properti sekalian he he he, aku selalu ingat aksara mandarin 危机 (wēi jī) berasal dari kata 危险(wēi xiǎn, danger) dan 机 会 (jī huì, chance). Menarik ya sobat properti karena di dalam setiap krisis selalu ada peluang. 

 
Akhir kata, ingat beli properti sekarang juga pada saat buyer’s market !!!